Tips merintis bisnis dari awal dengan modal nol

Kalau sebelumnya membahas mengenai bisnis warisan, bagaimana dengan bisnis yang dirintis dari awal? Pasti membutuhkan effort yang besar dalam menjalankannya. Tidak ada orang yang berpengalaman dalam membantu menjalankan bisnis. Mereka harus survive sendiri di dunia bisnis yang kejam ini.

Kejam berarti bukan jahat tetapi persaingan bisnis yang meroket di tengah era serba canggih ini. Bukan bisnisnya yang kejam tetapi orang dibelakangnya tidak memiliki perasaan. Mereka sekuat mungkin menjatuhkan pesaing lain agar bisnis kita tidak berkembang. Apapun caranya dilakukan. Kita sebagai orang yang memulai bisnis dari nol harus tahan banting apapun terpaannya.

Tidak ada yang instan, bahkan sekelas pebisnis sukses Bob Sadino saja harus kerja keras dalam membangun bisnisnya tersebut. Butuh perjuangan yang besar untuk Bob Sadino hingga sesukses sekarang. Tidak hanya satu bisnis yang dijalankan, Bob Sadino perlu beberapa kali berganti bisnis hingga menjadi pengusaha peternakan.

Intinya adalah jangan cepat menyerah bila mengalami kesusahan dan terjadi yang tidak mengenakan. Mulailah dulu dalam berbisnis. Gagal pasti dijumpai para pengusaha. Jadikan kegagalan itu sebagai pelajaran yang besar dalam berbisnis.

Gagal dalam satu bisnis, mulai kembali dengan bisnis lainnya. Jangan mengulang kesalahan yang sama bila tetap menjalankan bisnis sama. Belajarlah dari pengalaman Bob Sadino yang tidak puas membuka bisnis yang berbeda.

Satu hal ketika memutuskan berbisnis adalah yakin dengan tanggung jawab yang diembani. Mungkin bisa dengan bisnis kecil, jangan terlalu besar apalagi belum ada pengalaman tinggi. Jangan memaksakan kehendak apabila memang tidak memiliki kemampuan besar.

Kuncinya hanya ada 3 ketika memulai, yaitu ada, punya, dan mampu. Lihat apa yang ada disekitar, jangan memaksakan yang tidak ada. Teliti apa yang kita punya, dan jenis apa yang kita mampu. Bila ketiga itu sudah dilengkapi pasti akan berkembang dengan pasti.

Pastinya bingung ketika awal ini berjalan, apa yang harus dilakukan, bagaimana mengatasinya dan hal lainnya. Semua adalah manusiawi untuk orang yang tidak pernah berbisnis akhirnya terjun ke dunia ini. Sekarang sudah banyak orang membuka konsultasi bisnis untuk para calon pengusaha. Mereka akan setia membantu kita dan memberi saran jenis bisnis apa yang akan diambil. Setelah berkonsultasi, kita bisa tahu bisnis apa yang cocok dan sepadan untuk kita.

Sebenarnya tidak perlu menyewa konsultan bisnis, apalagi biaya yang dikeluarkan sangat tidak sedikti. Lebih baik uang yang dikeluarkan itu untuk modal bisnis saja. Berteman lah yang banyak dengan para pengusaha lainnya. Berbagi pengalaman dengan mereka adalah yang terbaik. Pastinya mereka sudah lebih dulu merasakan pahitnya membangun bisnis. Selain mendapat pengalaman dari mereka, kita mempunyai banyak mitra untuk membangun bisnis.

Koneksi dalam berbisnis sangat penting. Tidak untuk sekarang, tetapi nantinya sangat berguna. Ketika keseimbangan bisnis sudah didapat, buat kerja sama dengan mereka untuk memajukan bisnis.

Bila tidak puas hanya berkonsultasi mengenai bisnis dengan sesama mitra, mungkin anda memerlukan “guru bisnis” yang professional. Mereka akan membantu anda dalam membangun bisnis hingga sukses. Bisnis coach penting dimiliki agar meningkatkan kinerja berbisnis.